meditasi menurut islam
meditasi menurut islam

Ini Meditasi Menurut Islam yang Tidak Banyak Diketahui

355 View

Manusia mendapatkan tubuh dan raga yang sehat melalui olahraga, sementara untuk mendapatkan jiwa dan mental yang sehat banyak orang yang melakukan meditasi. Karena berasal dari ajaran agama lain yakni Budha dan Hindu, banyak orang yang meragukan hukum meditasi menurut islam karena dianggap meniru praktik agama tersebut.

Atas pernyataan itu, banyak muslim yang enggan bermeditasi karena khawatir melakukan kesyirikan dan mendapat murka Allah. Lalu apakah meditasi benar-benar tidak diperbolehkan dalam islam? apa inti dari meditasi itu sendiri? Artikel ini akan membahas selengkapnya agar tidak ada lagi kebingungan yang menimpa umat muslim terkait meditasi.

Hukum Melakukan Meditasi

Pada dasarnya meditasi menurut Islam dilakukan untuk melatih konsentrasi, menemukan ketenangan dalam jiwa hingga menjadikan diri bijaksana dari pikiran yang lebih bersih. Hukum meditasi tidak disebutkan secara gamblang dalam Al Qur’an maka dari itu, landasan hukumnya dapat dilihat dari aktivitas seperti apa yang dilakukan dalam meditasi. Tidak lupa, tujuan bermeditasi juga bisa menjadikan hukum meditasi dapat berubah.

Pada zaman dahulu, kaum non muslim yang bermeditasi dilakukan dengan melibatkan berhala di dalamnya. Meditasi seperti ini jelas diharamkan bagi umat muslim karena mengandung sesuatu yang disembah selain Allah sehingga menimbulkan kesyirikan. Sementara jika meditasi dilakukan tanpa praktik dan ritual yang diharamkan, maka dapat dihukumi mubah atau diperbolehkan.

Meditasi menurut islam dilakukannya harus semata-mata untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah dan meningkatkan kerohanian agar ibadah dapat dilakukan lebih khusyuk. Inti dari meditasi bisa menjadi universal ketika dapat menempatkannya secara sesuai tanpa harus berbenturan dengan adat istiadat hingga pandangan agama.

Dalam islam sendiri, orang yang tidak dapat mengontrol dirinya hingga tidak fokus beribadah termasuk orang yang lalai seperti termaktub dalam surat Al Maa’un ayat 4 dan 5. Oleh karena itu, melakukan meditasi untuk meningkatkan fokus dan kekhusyuan akan membantu dalam salat dan beribadah. Karena ditujukan untuk Allah, meditasi menjadi boleh dilakukan.

Cara Umat Muslim Bermeditasi

Ada beragam cara meditasi menurut islam yang tidak melenceng dari syariat dan dapat dilakukan oleh umat muslim. Meditasi ini ditujukan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah melalui jiwa yang bersih. Adapun meditasi yang tidak bertentangan dengan ajaran islam diantaranya:

1. Temukan Ketentraman Jiwa dalam Berdzikir

Dzikir dimaknai dengan kegiatan merapalkan kalimat pujian serta keagungan Allah SWT. Banyak dari umat muslim yang berdzikir tanpa mengetahui maksud dari kalimat yang dibaca berulang-ulang tersebut. Padahal, dzikir yang baik dilakukan dengan memusatkan pikiran pada apa yang dibaca sehingga dapat meresapi ayat-ayat tersebut.

Dizkir memiliki kesamaan dengan meditasi dalam hal mengkondisikan pikiran yang fokus pada suatu objek. Maka dengan begitu, dzikir dapat melatih konsentrasi dan membuat yang melaksanakannya fokus pada apa yang dilakukan hingga menemukan ketentraman di dalamnya. Oleh karena itu, meditasi dilakukan guna menemukan ketentraman jiwa dalam berdzikir.

2. Meditasi Melalui Tadabbur

Islam menganjurkan umatnya untuk merenungkan apa yang dilihat, didengar hingga yang dialami untuk dapat diambil hikmahnya. Sejalan dengan konsep meditasi, praktik ini pun dapat membuat seseorang menjadi lebih sadar serta mampu membuka hati dan pikiran untuk dapat melihat dan berpikir terbuka.

3. Dapatkan Kedamaian dalam Mengasingkan Diri

Untuk dapat memaknai hidup, seseorang biasanya mencari tempat sepi agar bisa merenung dan memikirkan siapa dirinya yang sesunggunya. Mengasingkan diri juga dilakukan Rasulullah ketika berada di Goa Hiro saat akan diturunkannya wahyu. Proses berdiam dalam keheningan juga bisa disebut sebagai meditasi dan dikaitkan dengan merenungkan diri sebagai ciptaan Allah.

Itulah sekilas mengenai meditasi menurut islam yang ternyata diperbolehkan asal dilakukan tanpa menggunakan alat dan media yang bertentangan dengan ajaran Allah. Meditasi menjadi haram manakala ditujukan kepada selain Allah. Metode meditasi di atas memiliki tujuan yang sama meski dalam praktiknya berbeda.

BACA JUGA: Ingin Mengobati Sakit Kepala Karena Gangguan Jin? Begini Caranya!