Inilah Cara Membayar Fidyah dengan Uang dan Siapa Saja yang Wajib Fidyah
Inilah Cara Membayar Fidyah dengan Uang dan Siapa Saja yang Wajib Fidyah

Inilah Cara Membayar Fidyah dengan Uang dan Siapa Saja yang Wajib Fidyah

200 View

Cara Membayar Fidyah dengan Uang

Fidyah dapat diartikan sebagai salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengganti puasa. Biasanya cara membayar utang puasa sistem fidyah dengan memberikan makanan kepada yang berhak menerimanya. Namun cara membayar fidyah dengan uang pun dapat dilakukan oleh seseorang sebagai cara lain sehingga tidak perlu memberikan makanan.

Cara Utang Puasa Diganti Menggunakan Sistem Fidyah Berupa Uang

Manusia yang wajib mengganti utang puasa sistem fidyah adalah manusia yang sedang terbaring sakit dan memang tak bisa melaksanakan ibadah berpuasa. Bukan itu saja, ibu menyusui pun tidak memiliki kewajiban untuk puasa penuh pada Bulan Ramadhan. Olehnya itu, orang seperti ini wajib mengganti puasa dengan cara membayar fidyah dengan uang. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai tata cara membayar utang puasa sistem fidyah berupa uang:

1. Menggunakan Takaran 1,5 Kg Makanan Pokok

Cara untuk membayar sistem fidyah adalah membayar sesuai dengan takaran yang sudah ditentukan. Seseorang membayar utang puasa sistem fidyah dengan memberikan takaran sebesar 1,5 takaran makanan pokok. Takaran tersebut dihitung setiap hari kemudian dikonversi ke dalam hitungan rupiah. Nantinya uang tersebut akan dibagikan kepada yang membutuhkan seperti fakir.

2. Membayar dengan Takaran 3,25 Kg Kurma

Apabila tidak mampu membayar berupa makanan pokok, maka seseorang bisa membayar sesuai harga kurma. Menggunakan takaran kurma tentunya seseorang akan membayar sedikit lebih banyak dari makanan pokok. Jumlah yang harus dibayar seberat 3,25 kilogram yang nantinya akan dijadikan rupiah. Takaran ini bisa juga berdasarkan dengan takaran harga buah anggur.

3. Menggunakan Takaran 1,625 Kg Harga Gandum

Buah gandum dapat diartikan sebagai makanan sereal dan mengandung karbohidrat yang baik untuk kesehatan. Tata cara membayar fidyah dengan uang bisa menggunakan takaran harga gandum. Takaran yang digunakan seberat 1,625 kg gandum yang akan dibayar untuk per harinya. Fidyah ini dapat dikatakan sebagai salah satu santunan berupa uang yang akan diberikan kepada anak yatim atau fakir.

 

Siapa Saja yang Wajib Fidyah?

Baca: Ternyata Syarat Zakat Mal Adalah Begini, Baca Selengkapnya!

Orang yang Memiliki Kewajiban Mengganti Puasa Sistem Fidyah

Mengganti puasa tidak ditujukan kepada semua orang Islam. Hanya orang tertentu yang memiliki kewajiban melakukan hal tersebut. Seseorang yang bisa membayar utang puasa sistem fidyah seperti orang yang tak bisa puasa dengan melihat segi fisik. Olehnya itu, berikut ulasan lengkap mengenai orang yang bisa membayar utang puasa sistem fidyah sesuai jumlah puasa yang tidak dilakukan:

1. Perempuan Hamil

Perempuan sedang mengandung  tentu tidak memiliki kewajiban berpuasa karena dikhawatirkan jika melakukan puasa dapat mengkhawatirkan kondisi janinnya. Selain itu, perempuan menyusui pun tidak diwajibkan puasa namun wajib membayar utang berupa fidyah . Alasan mengapa perempuan menyusui dilarang berpuasa, dikhawatirkan jika anaknya tidak mendapat nutrisi dengan baik.

2. Orang Sedang Sakit

Seseorang yang sedang sakit tentu tidak diwajibkan melakukan puasa namun tetap akan diganti. Namun memiliki syarat bahwa orang  sakit tersebut memang sudah ditetapkan sudah sulit untuk sembuh. Bukan hanya itu, seseorang yang berusia tua juga tidak diwajibkan berpuasa Ramadhan karena memiliki fisik yang lemah.

3. Orang Meninggal

Meskipun tidak semua orang meninggal dunia diwajibkan mengganti utang puasa sistem fidyah, namun harus ada alasan tertentu yang diwajibkan. Alasan tersebut yaitu orang  meninggal namun masih memiliki utang puasa. Dengan begitu, keluarga yang masih hidup wajib membayarnya dan mengatasnamakan orang  meninggal tersebut. Sehingga pahalanya tetap sampai kepada orang tersebut.

Begitulah paparan mengenai cara membayar fidyah dengan uang untuk mengganti puasa. Adapun caranya dengan menggunakan takaran makanan maupun buah-buahan. Selain itu, fidyah untuk ganti utang puasa ini pun harus dibayar setiap hari berdasarkan jumlah puasa yang tidak dijalankan saat Bulan Ramadhan.

Baca Juga: 8 Golongan Orang Yang Berhak Menjadi Penerima Zakat Fitrah