hikmah aqiqah dan qurban
hikmah aqiqah dan qurban

5 Manfaat dan Hikmah Aqiqah dan Qurban dalam Agama Islam

602 View

Setiap ibadah yang diperintahkan Allah SWT untuk dilaksanakan oleh manusia pasti memiliki manfaat dan hikmah untuk manusia itu sendiri. Termasuk manfaat dan hikmah aqiqah dan qurban. Dua ibadah yang berbeda ini memiliki kesamaan yaitu sama-sama mengorbankan hewan ternak untuk disembelih.

Perbedaannya ada pada waktu dan tujuan dari penyembelihan dua ibadah ini. Aqiqah dilakukan setelah pasangan memiliki bayi dan qurban dilakukan pada setiap hari raya Idul Adha. Pada ulasan kali ini akan membahas manfaat dan hikmah dari ibadah aqiqah dan qurban itu sendiri, sekaligus bagaimana ibadah ini dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT:

1. Berbagi Kepada Sesama

Salah satu kesamaan antara aqiqah dan qurban adalah setelah hewan ternak tersebut disembelih. Maka dagingnya akan dibagi-bagikan kepada orang yang membutuhkan dan dinikmati bersama. Hal ini termasuk amalan shodaqoh di mana sebagian harta diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Berbagi tidak hanya menambah pahala namun juga dapat melapangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berbagi melalui ibadah aqiqah dan qurban nisa menjadi salah satu alternatif.

2. Menunjukan Rasa Syukur Kepada Allah SWT Atas Rezeki yang Telah Diberikan

Hikmah aqiqah dan qurban yang selanjutnya adalah sebagai salah satu bentuk menunjukan rasa syukur kepada Allah SWT. Rasa syukur ini karena telah diberikan banyak rezeki oleh Allah SWT. Sebagaimana yang telah disarankan oleh islam dan dalam Al Quran jika seseorang selalu diberikan lebih rezekinya. Sangat dianjurkan untuk memberikan lebih banyak pula salah satunya melalui aqiqah dan qurban.

3. Merupakan Bentuk Patuhnya Umat Kepada Allah SWT

Hikmah aqiqah dan qurban selanjutnya adalah bentuk kepatuhan umat muslim terhadap perintah Allah SWT. Maka, dengan menjalankan perintah aqiqah dan qurban semampunya, umat muslim telah menunjukan dirinya sebagai umat yang patuh. Memang tidak semua orang mampu melaksanakan aqiqah dan qurban. Pasalnya, itu lebih baik ibadah ini diukur sesuai dengan kemampuan masing-masing. Terutama dalam kemampuan finansial. Mengingat, anjuran berqurban dan aqiqah sudah termasuk dalam perintah Allah SWT yang mutlak dan tidak bisa ditawar.

4. Meminimalisir Kesenjangan Sosial

Hikmah aqiqah dan qurban juga memiliki manfaat di sisi sosial. Maksudnya, ibadah ini dapat memperkecil jarak kesenjangan sosial karena hasil dari aqiqah maupun qurban akan dibagikan kepada banyak orang. Walaupun utamanya kepada mereka yang membutuhkan, namun semua golongan dari umat muslim juga diperbolehkan untuk menerima hasil aqiqah dan qurban.

5. Membersihkan Rezeki

Rezeki yang diberikan Allah SWT kepada umatnya entah berupa anak maupun harta. Sebenarnya hanyalah merupakan titipan dan tidak sepenuhnya milik umat muslim tersebut. Ada hak orang lain dan hak Allah SWT di dalamnya bahkan di dalam hidup. Karena itu perlu dilakukannya sedekah yang bisa dilaksanakan melalui ibadah aqiqah untuk anak dan qurban untuk rezeki finansial. Oleh karena itu, ibadah aqiqah dan qurban ini dapat dikatakan sebagai salah satu ibadah yang dapat mensucikan rezeki yang didapatkan.

Itulah 5 manfaat dan hikmah aqiqah dan qurban dalam islam, secara garis besar dapat dikatakan bahwa ibadah aqiqah dan qurban sama-sama bentuk dari rasa syukur. Rasa syukur karena diberikannya banyak rezeki baik berupa harta yang cukup maupun kelahiran seorang anak. Sekaligus sebagai pengingat bahwa semua yang diberikan oleh Allah SWT bagaimanapun besarnya semua itu hanyalah titipan semata. Sebagian harus kembali lagi kepada masyarakat yang membutuhkan dan pada waktunya kelak.

BACA JUGA: 5 Keutamaan Orang Pendiam Menurut Islam, Lebih Dekat Pada Allah