cara mengatasi anak pemarah menurut islam
cara mengatasi anak pemarah menurut islam

5 Cara Mengatasi Anak Pemarah Menurut Islam dengan Benar

487 View

Mengatasi Anak Pemarah Menurut Islam

Diusianya yang masih dini, kadangkala anak sulit mengutarakan apa yang dirasakannya sehingga menjadi pemarah tanpa sebab yang diketahui orang tua. Hal ini tentu membuat orang tua pusing bagaimana cara mengatasinya. Adapun cara mengatasi anak pemarah menurut islam telah dibahas dalam ilmu parenting islami agar komunikasi orang tua dan anak dapat berjalan baik.

Salah satu sebab anak menjadi pemarah adalah karena apa yang diinginkan tidak dikabulkan atau dimengerti kedua orang tuanya. Maka dengan begitu kekesalan dan emosinya diutarakan lewat rasa marah. Jika menghadapi keadaan ini, orang tua harus bisa bersikap bijaksana dan tidak balik memarahi anak. Adapun cara untuk meredam marah anak adalah sebagai berikut:

1. Kenalkan Anak Kepada Sosok Nabi Muhammad SAW yang Penyabar sejak Dini

Pada usia dini, anak mudah menyerap apa yang didengar dan dilihatnya. Oleh sebab itu, sebagai cara mengatasi anak pemarah menurut islam, seringlah ceritakan tentang keindahan akhlak Nabi Muhammad SAW kepada anak agar tertanam dalam dirinya rasa kagum dan mengidolakan Rasulullah. Dengan begitu, apa yang akan dilakukannya didasarkan pada ajaran dan tingkah laku nabi yang telah anak dengar ceritanya.

2. Komunikasikan Apa yang Menyebabkan Anak Marah

Kadangkala anak dapat menangis dan marah secara tiba-tiba. Sebagai orang tua, jangan langsung memarahi anak dan memintanya langsung berhenti menangis. Rangkul anak secara perlahan dan tanyakan dengan lembut mengapa anak bersikap demikian. Pembicaraan dari hati ke hati akan membuat anak luluh dan mulai membicarakan apa sebenarnya yang menyebabkan dirinya marah.

Dengarkan dengan baik apa yang dibicarakan dan berikan perhatian penuh agar dirinya merasa tidak diabaikan. Jika memang keinginan tersebut tidak dapat terpenuhi, jelaskan baik-baik alasannya dengan bahasa dan cara yang mudah dicerna oleh anak agar mengerti. Berikan juga penjelasan kenapa hal tersebut tidak diperbolehkan.

3. Jangan Ikut Tersulut Emosi

Mendapati anak yang menjadi pemarah dan merengek di depan umum tentu memusingkan. Sebagai jalan pintas terkadang orang tua memarahi anak dan mengancam jika tidak mau menghentikan ulahnya. Hal ini memang akan membuat anak diam seketika namun akan berdampak buruk dalam jangka panjang jika terus menerapkan sikap yang sama.

Cara mengatasi anak pemarah menurut islam selanjutnya adalah, hadapilah anak dengan tenang dan berusaha untuk menenangkannya secara perlahan. Tanamkan dalam hati bahwa anak merupakan titipan sekaligus bisa menjadi ujian dari Allah. Bersikap sabar dalam menghadapi anak akan diganjar pahala oleh Allah karena Rasulullah pun mengajarkan umatnya untuk menahan emosi dan berlindung dari bisikan setan.

4. Beri Contoh Terpuji dan Jauhkan Anak dari Hal Negatif

Salah satu cara mengatasi anak pemarah menurut islam adalah dengan menjauhkannya dari hal-hal negatif yang akan mempengaruhi pola pikir dan tingkah lakunya. Berikan pula contoh berperilaku terpuji karena di usianya anak merupakan peniru ulung yang dapat merekam apa yang dilihat dan didengarnya.

Jika orang tua marah ketika menghadapi suatu hal dan dilihat oleh anak, bukan tidak mungkin anak akan melakukan hal yang sama jika menemui kondisi serupa. Begitu pula jika lingkungan maupun hal di sekitarnya berbau negatif, pola pikir dan emosi anak akan terpengaruhi sehingga dapat menjadikan anak bersikap negatif pula.

5. Ajarkan Anak Bagaimana Cara Mengungkapkan Perasaan

Sungguh membingungkan ketika anak marah tanpa sebab dan sulit ditenangkan. Maka dari itu ketika anak sedang baik-baik saja segera ajarkan bagaimana cara mengungkapkan apa yang diinginkannya tanpa harus menangis, merengek bahkan marah-marah. Latih anak untuk berkomunikasi dengan cara yang baik. Dengan begitu, anak akan terbiasa berbicara ketika menginginkan sesuatu.

Itulah cara mengatasi anak pemarah menurut islam yang bisa ditiru dan diterapkan pada anak. Orang tua khususnya ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya sehingga apa yang diajarkannya sedari dini akan mempengaruhi sikap dan pola pikirnya ketika beranjak dewasa. Oleh karena itu, melatih kepribadian anak dan menjauhkannya dari sikap pemarah hendaknya dilakukan sejak usianya masih kecil.

BACA JUGA: Ini Informasi Tentang Penyakit Gatal Karena Gangguan Jin yang Harus Diketahui