6 Cara Berhias Menurut Islam yang Baik, namun Sering Diabaikan
Cara Berhias Menurut Islam yang Baik,

6 Cara Berhias Menurut Islam yang Baik, namun Sering Diabaikan

229 View

Cara Berhias Menurut Islam yang Baik, namun Sering Diabaikan

Memperindah diri merupakan hal fitrah yang dilakukan manusia. Menurut agama ada aturan ataupun cara berhias menurut islam yang baik, namun sering diabaikan. Berhias ataupun berdandan dalam sudut agama islam adalah sebuah kebajikan dan bahkan mendapatkan pahala jika dilakukan sesuai aturan.

Namun hari ini banyak orang yang lalai dan lupa bagaimana cara berhias menurut aturan agama yang baik. Berikut akan dipaparkan 6 cara berhias menurut ajaran islam yang mudah untuk dipraktekkan sehari-hari:

1. Melakukan Berhias yang Tidak Berlebihan

Salah satu cara berhias menurut islam yang baik dan sesuai dengan aturan adalah tidak berlebihan. Maksud dari tidak berlebihan adalah menggunakan perhiasan ataupun wewangian dalam kadar yang cukup. Misalnya seperti menggunakan cincin cukup pada satu atau dua jari tangan. Kemudian, menggunakan wewangian saat berada diluar rumah juga hanya sekedar untuk menjaga tubuh agar tetap segar.

2. Memakai Perhiasan yang Diperbolehkan

Ada beberapa aturan dalam islam terkait benda atau bahan yang tidak diperbolehkan digunakan. Misalnya dalam hal ini adalah penggunaan wewangian yang mengandung bahan dasar yang dilarang minyak dari babi, alkohol, dan lain sebagainya. Sedangkan khusus untuk kaum laki-laki tidak diperbolehkan menggunakan perhiasan berupa emas maupun sutra.

3. Tidak Mengubah Wujud Asli

Cara berhias selanjutnya adalah dengan tetap mempertahankan bentuk fisik yang asli. Misalnya dengan hindari berhias dengan membuat tato atau mengubah tampilan fisik seperti melakukan pengurangan atau penambahan bentuk fisik yang dilakukan dalam operasi wajah atau tubuh dengan tujuan hanya karena ingin terlihat lebih bagus.

Hal sederhana yang sering dilupakan kebanyakan para wanita adalah mencukur alis mata secara permanen. Tidak diperkenankan pula untuk mewarnai rambut dengan cat hitam. Selain itu, merenggangkan gigi dalam islam juga tidak diperkenankan melakukannya. Ketiga hal tersebut termasuk dalam mengubah wujud asli

4. Menghindari Berhias Saat Berkabung

Cara berhias menurut islam yang berikutnya adalah menghindari diri untuk berhias saat sedang berkabung. Hal ini terutama bagi wanita saat hari-hari kematian suaminya. Oleh karena itu, diharapkan tidak memakai perhiasan atau berdandan secara berlebihan.

5. Menghindari Berhias yang Menyerupai Kaum Jahiliah

Pada zaman dahulu berhias yang berlebihan adalah salah satu ciri wanita jahiliah. Pada wanita di zaman itu sengaja menggunakan perhiasan ataupun berdandan hanya untuk mencari perhatian dan menimbulkan fitnah.

Selain itu dari tampilan fisik para wanita jahiliyah gemar menggunakan bagian kepala yang menyerupai punuk unta, menjulurkan pakaian hingga menyentuh tanah. Selain itu juga, menggunakan dandanan dan wewangian yang berlebihan. Oleh karena itu, islam hadir untuk meluruskan cara berhias terutama juga untuk kaum wanita.

6. Melakukan Anjuran Berhias Dalam Islam

Cara berhias menurut islam yang berikutnya adalah dengan melakukan beberapa anjuran dalam berhias. Adapun anjuran tersebut meliputi memotong kuku terutama di hari Jumat, menyisir rambut, merapikan jenggot. Merapikan Rambut namun tidak sampai mencukur habis atau botak.

Selain itu, ada juga memperhatikan batas aurat. Pada wanita ataupun laki-laki terdapat perbedaan. Sehingga saat berhias terutama saat berpakaian hendaknya tidak sampai memperlihatkan aurat kepada orang lain.

Demikian itu adalah beberapa aturan dan cara dalam berhias menurut islam. Ada 6 cara berhias menurut islam  yang mudah untuk dipraktekkan sehari-hari namun sering juga diabaikan oleh sebagian orang.

Oleh karena itu, ada baiknya jika bersama-sama menaati aturan yang telah ada, jika dalam berhias sudah sesuai maka pahala yang tentunya akan didapatkan, namun jika melanggar aturan jelas akan memperberat timbangan dosa di hari akhir nanti.

Baca Juga: Cara Sholat Khusyu dan Benar Ini Perlu Dipahami Sejak Dini